Sejarah Tentang Sangkaan Bahwa Minyak Kelapa tidak Sehat

[ARTIKEL] 14 Oct 2017

Seorang jutawan yang bernama Nebraska Phil Sokolof yang sejak dirawat karena mengalami serangan jantung pada saat pulih dari serangan jantung tersebut, ia mendirikan National Heart Savers Association yang dengan mengejutkan ikut bersuara mengikuti pihak yang saat itu sedang populer diberbagai media.

Nebraska pada saat itu mulai memasang iklan satu halaman penuh pada beberapa surat kabar yang isinya menuduh perusahaan makanan yang telah menggunakan minyak tropis seperti minyak sawit dan minyak kelapa yang mengakibatkan meracuni Amerika dengan minyak tersebut karena dalam isi berita yang dibuatnya miyak tropis mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi.

Sebagai dari anti-lemak jenuh seperti radikal, ia juga telah melancarkan kampanye di berbagai iklan nasional dengan isi berita yang menggunakan kata – kata tajam yang bertujuan untuk menyerang minyak tropis seperti minyak sawit dan minyak kelapa sebagai bahan yang berbahaya untuk dikonsumsi bagi kesehatan tubuh manusia.

Dari salah satu iklan yang telah di terbitkan, menampilkan bagai sebuah bom kelapa dengan sumbu menyala serta membuat peringatan konsumen bahwa kesehatan mereka akan terancam oleh minyak tropis seperti minyak sawit dan minyak kelapa. Tidak membutuhkan waktu yang lama, dalam sekejap mereka semua percaya bahwa minyak tropis seperti minyak sawit dan minyak kelapa sebagai penyebab dari timbulnya penyakit jantung.

Karena sudah buming di masyarakat, efek dari hal tersebut menjadikan sebagian besar pabrik makanan pada saat itu ikut bergabung dengan harapan mendapatkan keuntungan dari sentimen anti minyak tropis ini tentunya. Pabrik makanan yang ada saat itu menambahkan label pada sema produknya yang bertuliskan “tudak mengandung minyak tropis”.

Dari Federal Trade Commission (FTC) yang menetapkan bahwa label tersebut adalah ilegal karena pernyataannya telah memiliki implikasi pernyataan kesehatan dan juga telah menggambarkan sebuah produk yang menjadi lebh baik karena tidak mengandung minyak tropis seperti minyak sawit dan juga minyak kelapa, karena sementara itu tidak ada bukti yang mendukung hal tersebut.

Oleh karena itu penjualan akan minyak tropis seperti minyak sawit dan minyak kelapa sangat turun drastis, untuk itu keuntungan bagi para palaku seperti ASA dan lainnya yang juga berperan penting dalam isu tersebut mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari kebodohan publik atau kebohongan yang telah mereka buat secara sistematis.

Lihat Artikel Lainnya




Download Mamaco untuk mendapatkan informasi mengenai resep-resep pilihan kami.