Gorengan Lebih Sehat dan Nikmat dengan Minyak Goreng Kelapa

[ARTIKEL] 01 Apr 2020

Yakin bisa menolak saat sepiring gorengan disuguhkan di hadapan Anda? Bisa dijadikan kudapan yang mengenyangkan atau lauk pauk, lho! Makanan yang digoreng dianggap lebih lezat karena membuat teksturnya jadi renyah.

Namun, tak sedikit juga yang sengaja menghindari gorengan karena dianggap kurang baik bagi kesehatan. Untungnya, Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan minyak goreng kelapa. Ini fakta-faktanya!

Pilihan yang Sehat

Minyak goreng kelapa menjadi pilihan yang sehat. Penelitian menunjukkan bahkan setelah 8 jam dipanaskan pada suhu 180 derajat Celcius, kualitasnya masih cukup baik. Kandungan lebih dari 90% asam lemak jenuh di dalam minyak kelapa membuatnya tahan terhadap panas. tidak mudah berasap di suhu yang tinggi dan tidak mudah teroksidasi membuat gorengan jadi lebih aman dan sehat.

Manfaatnya untuk Meningkatkan Energi

Sempat turun pamor karena dianggap tinggi lemak jenuh, tapi penelitian membuktikan asam lemak jenuh dalam minyak goreng kelapa justru tidak membahayakan kesehatan dan memberikan beberapa manfaat baik.

Salah satunya, asam lemak rantai medium yang dapat digunakan sebagai sumber energi. Sebaliknya lemak rantai yang lebih panjang justru disimpan sebagai cadangan lemak dan bikin tubuh mengalami kelebihan berat badan.

Menjaga Daya Tahan Tubuh

Jika biasanya gorengan dikaitkan dengan gangguan kesehatan, ubah pola pikir saat menggunakan minyak goreng kelapa di dapur. Dipercaya mampu meningkatkan metabolisme, sistem kekebalan tubuh pun juga jadi lebih kuat.

Didukung lemak sehat seperti lauric acid, caprylic acid dan capric acid, ketiga punya kemampuan antijamur, antivirus, dan antibakteri yang menjaga daya tahan tubuh.

Tips Gorengan Sehat dan Lezat dengan Minyak Goreng Kelapa

Mengetahui manfaat yang dimiliki bagi kesehatan, minyak goreng kelapa dapat dipilih sebagai solusi sehat bagi gaya hidupmu. Untuk mengubah gorengan jadi lebih sehat dan punya citarasa yang kian lezat, pahami cara penggunaannya.

Pertama, masukkan minyak kelapa secukupnya dalam wajan lalu nyalakan kompor dan biarkan minyak memanas. Masukkan makanan yang akan digoreng dengan lembut menggunakan penjepit. Triknya, jangan memasukkan terlalu banyak bahan makanan untuk menjaga suhu minyak goreng kelapa tetap stabil. Masak hingga gorengan matang dan berwarna kuning keemasan lalu tiriskan di atas tisu untuk menyerap minyak berlebih. Jangan biarkan minyak jadi terlalu panas yang ditandai dengan munculnya uap-uap tipis. Jaga agar suhu minyak tetap stabil untuk menghasilkan bagian luar yang keemasan dan garing tanpa membakar bagian luarnya.

Jangan Langsung Dibuang

Setelah minyak kelapa mendingin, teksturnya bisa berubah jadi padat. Tuangkan melalui saringan ke dalam toples untuk digunakan kembali dan simpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jika ingin membuangnya, hindari membuangnya di wastafel karena lemak yang memadat dapat menempel di bagian dalam pipa saluran pembuangan dan menyebabkan penyumbatan. Solusinya, Anda bisa menggunakan minyak goreng kelapa bekas sebagai kompos atau tutup dalam wadah tertutup dan buang ke tempat sampah.

Dibandingkan dengan minyak goreng lainnya, minyak goreng kelapa lebih mudah dicerna oleh tubuh dan dapat meningkatkan kolesterol baik yang dapat menjaga kesehatan pembuluh darah. Tidak heran jika minyak kelapa kini kembali populer terutama di tengah penggiat pola makan vegan yang mencari bahan alternatif untuk menggantikan butter atau lemak hewani lainnya.

Ingin menikmati gorengan tanpa dihantui rasa was-was akan gangguan kesehatan? Yuk, ganti dengan minyak goreng kelapa sekarang juga!

Lihat Artikel Lainnya